Daftar Isi

Senin, 21 Januari 2013


Angkatan 50-an
Angkatan 50-an ditandai dengan terbitnya majalah sastra Kisah asuhan H.B. Jassin. Ciri angkatan ini adalah karya sastra yang didominasi dengan cerita pendek dan kumpulan puisi. Majalah tersebut bertahan sampai tahun 1956 dan diteruskan dengan majalah sastra lainnya, Sastra.
Pada angkatan ini muncul gerakan komunis dikalangan sastrawan, yang bergabung dalam Lembaga Kebudajaan Rakjat (Lekra) yang berkonsep sastra realisme-sosialis. Timbullah perpecahan dan polemik yang berkepanjangan diantara kalangan sastrawan di Indonesia pada awal tahun 1960; menyebabkan mandegnya perkembangan sastra karena masuk kedalam politik praktis dan berakhir pada tahun 1965 dengan pecahnya G30S di Indonesia.
Penulis dan karya sastra Angkatan 50-60-an
1. Nh. Dini (Nurhayati Dini) adalah sastrawan wanita Indonesia lain yang menonjol pada akhir dekade 80-an dengan beberapa karyanya antara lain: Pada Sebuah Kapal, Namaku Hiroko, La Barka, Dua Dunia (1950), Pertemuan Dua Hati, dan Hati Yang Damai (1960). Salah satu ciri khas yang menonjol pada novel-novel yang ditulisnya adalah kuatnya pengaruh dari budaya barat, di mana tokoh utama biasanya mempunyai konflik dengan pemikiran timur.

2. Ajip Rosidi
·         Di Tengah Keluarga (1956)
·         Pertemuan Kembali (1960)
·         Sebuah Rumah Buat Hari Tua
·         Tahun-tahun Kematian (1955)
3. Ali Akbar Navis
·         Bianglala: kumpulan tjerita pendek (1963)
·         Hudjan Panas (1963)
·         Robohnja Surau Kami: 8 tjerita pendek pilihan (1950)
4. Bokor Hutasuhut
·         Datang Malam (1963)
5. Enday Rasidin
·         Surat Cinta

6. Nugroho Notosusanto
·         Hujan Kepagian (1958)
·         Rasa SajangĂ© (1961)
·         Tiga Kota (1959)

7. Ramadhan K.H
·         Api dan Si Rangka
·         Priangan si Djelita (1956)

8. Sitor Situmorang
·         Dalam Sadjak (1950)
·         Djalan Mutiara: kumpulan tiga sandiwara (1954)
·         Pertempuran dan Saldju di Paris (1956)
·         Surat Kertas Hidjau: kumpulan sadjak (1953)
·         Wadjah Tak Bernama: kumpulan sadjak (1955)
9. Subagio Sastrowardojo
·         Simphoni (1957)
10. Titis Basino
·         Pelabuhan Hati (1978)
·         Dia, Hotel, Surat Keputusan (cerpen) (1963)
·         Lesbian (1976)
·         Bukan Rumahku (1976)
·         Pelabuhan Hati (1978)
·         Di Bumi Aku Bersua di Langit Aku Bertemu (1983)
·         Trilogi: Dari Lembah Ke Coolibah (1997); Welas Asih Merengkuh Tajali (1997);
·         Menyucikan Perselingkuhan (1998)
·         Aku Supiah Istri Wardian (1998)
·         Tersenyumpun Tidak Untukku Lagi (1998)
·         Terjalnya Gunung Batu (1998)
·         Aku Kendalikan Air, Api, Angin, dan Tanah (1998)
·         Rumah Kaki Seribu (1998)
·         Tangan-Tangan Kehidupan (1999)
·         Bila Binatang Buas Pindah Habitat (1999)
·         Mawar Hitam Milik Laras (1999)
11. Toto Sudarto Bachtiar
·         Suara : kumpulan sadjak 1950-1955 (1962)
·         Etsa, sadjak-sadjak (1958)
12. Trisnojuwono
·         Angin Laut (1958)
·         Dimedan Perang (1962)
·         Laki-laki dan Mesiu (1951)
13. W.S. Rendra
·         Balada Orang² Tertjinta (1957)
·         Empat Kumpulan Sajak (1961)
·         Ia Sudah Bertualang dan tjerita-tjerita pendek lainnja (1963)
dan banyak lagi karya sastra lainnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar